Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Ketika Wanita Tercantik Dunia Merasa Dirinya Jelek

Ketika Wanita Tercantik Dunia Merasa Dirinya Jelek

Pernah kah Anda berpikiran seperti ini. Wanita cantik merasa tidak cantik dalam dirinya sendiri.Itulah yang terlintas dalam pikiran Nana personel After School. Sempat di wawancarai juga. Inilah kata wanita cantik tersebut.

Masuk dalam jajaran artis tercantik dunia versi The Independent Critics List, membuat artis Korea, Nana merasa bangga. Ia berhasil berada di peringkat dua, dari 99 wanita cantik dan terkenal lainnya. Predikat itu membuat popularitas Nana menanjak. Ia selalu menjadi perbincangan, terutama di kalangan kaum pria. Nana pun menikmati momen tersebut. Meski demikian, Nana tidak selalu tampil lengkap dengan make up. Ada saat-saat tertentu, ia tampil dengan wajah polosnya.

Seperti saat terlihat dalam tayangan variety show, Roommate. Di acara itu, aktivitas Nana selalu diikuti kamera, termasuk saat ia berada di kamar tidur. Dari situlah, terlihat wajah asli Nana, saat ia selesai mandi dan hendak tidur. Nana sempat terlihat tidak percaya diri karena tampil dengan wajah polos. Tetapi, ia pun mulai terbiasa.

"Saya melihat episode pertama dan saya merasa jelek di situ. Saya memang terlihat natural tanpa make up, tapi saya tidak cantik di situ," katanya kepada majalah High Cut seperti dikutip dari Soompi.

Dalam variety show itu, Nana bergabung dengan sejumlah selebriti lainnya. Mereka tinggal serumah dan hidup bersama dalam sebuah rumah besar. Nana sempat takut beradaptasi dengan beberapa artis senior.

"Ketika berkumpul dengan para wanita, saya cepat dekat dengan mereka terlepas dari usia mereka. Semuanya membuat saya merasa nyaman. Tetapi, saat berkumpul dengan para pria, aku butuh beberapa waktu untuk menjadi akrab dengan mereka," ujarnya.

Ramalan Ronggowarsito Presiden 2014

Ramalan Ronggowarsito Presiden 2014

Bagi sebagian orang khususnya di Jawa banyak yang masih meyakini bahwa ada korelasi atau hubungan.

Ramalan Ronggowarsito Presiden 2014

antara PEMIMPIN versi ramalan Ronggowarsito dengan perpolitikan Indonesia khususnya dalam memilih pemimpin (Raja/Presiden) . Meskipun sebagian masyarakat lainnya tidak mempercayai hal itu, akan tetapi tidak ada salahnya jika kita sedikit membuka wawasan bahwa mitos PEMIMPIN versi ramalan Ronggowarsito  bukan hal yang bersifat klenik dan sebagainya akan tetapi lebih sebagai referensi atau wawasan pengetahuan kita.


Ramalan Ronggowarsito Presiden 2014

Salah satu ramalan Ronggowarsito yang terkenal  yang  sering digunakan sebagai bahan diskusi berbagai komunitas sejarah  dan budaya adalah  kedatangan SATRIO PININGIT yang akan memimpin Indonesia.

Untuk itu kita bermain otak atik gathuk (dicocok-cocokkan biar pas)……

Berdasarkan ramalan Ronggowarsito ada  periode sebagai tanda munculnya pemimpin  yaitu

1.      SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO.

Artinya Kesatria/Pemimpin yang terpenjara yang membuka kemasyuran (negara)
jika mengacu yang sudah terjadi kita bisa simpulkan bahwa yang dimaksud adalah

Presiden pertama à  Bapak Soekarno

2.      SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR.

Artinya Kesatria/Pemimpin terhormat berwibawa yang  tersandung dan tersisihkan.
untuk yang ke 2 ada tiga presiden yang mengalaminya

    Bp. Soeharto

    Bp. Habibie

    Gus Dur

Dari ketiga mantan presiden ini semua adalah orang yang terkenal tidak hanya di Indonesia tapi di dunia internasional tapi perjalanannya tersandung oleh mahasiswa dan MPR dan setelah itu tersisihkan.

3.      SATRIO JINUMPUT SUMELA ATUR.

Artinya Kesatria/Pemimpin yang diambil/diangkat sebagai pengganti (mengatur sementara)

Untuk ke 3 yang menjalani

    Ibu Megawati

Beliau menjadi presiden setelah Gus Dur dilengserkan oleh MPR

4.      SATRIO LELONO TAPA NGRAME.

Artinya Kesatria/Pemimpin pengembara yang  bertapa ditengah keramaian

    Bp. SBY

Karena tidak mendapatkan dukungan kuat di DPR maka sibuk bekerja mencari dukungan kesana kemari di keramaian gedung DPR

5.      SATRIO PININGIT HAMONG TUWUH.

Artinya Kesatria/Pemimpin Tuwuh (muncul/tumbuh) untuk hamong/momong (merawat/menjaga/meneruskan)

    Bp. SBY

Karena beliau menjabat lagi dan kejadiannya hampir sama dengan yang pertama tidak bisa mendapatkan dukungan yang kuat di DPR

6.       SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO.

Artinya Kesatria/Pemimpin yang pindah tempat. (gapura biasanya batas wilayah)

    Siapakah Capres yang suka pindah tempat menurut pembaca????

Tapi ada beberapa kriteria yg bisa yang memungkinkan

Capres konvensi Demokrat (jika dari menteri/pejabat negara lainnya)

Dan capres PDIP

7.         SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU.

Artinya Kesatria/Pemimpin berjiwa sholeh dan religus.
 belum kelihatan siapa penggantinya……

Debat Presiden Capres Cawapres 2014 hanya Pengaruhi 20%

Debat Presiden Capres Cawapres 2014

Debat capres cawapres pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dengan Joko Widodo - Jusuf Kalla bertema Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih, dan Kepastian hukum dianggap belum mampu mengubah sikap warga yang belum menentukan pilihan.

Pengamat politik dari Pusat Demokrasi dan HAM Universitas Airlangga, Muhammad Asfar, mengatakan debat capres sebenarnya hanya mempengaruhi pilihan dari 20% pemilih di Indonesia.

"Pemilih rasional itu kurang lebih sekitar 20%, yaitu yang memilih karena program dari kandidat. Hanya saja kalau misalnya calon ini tidak membawa perdebatan yang berkualitas tentang positioning program dan juga sikap maka orang akan kembali memilih dengan berdasarkan variabel lain bukan variabel rasional," jelas Asfar.

Asfar menambahkan dalam debat pertama yang digelar KPU, dua pasangan capres masih tampak memiliki visi dan program yang sama.

Hal itu disebabkan pertanyaan yang diajukan kepada capres tidak dipertajam.

"Ketika Prabowo menyebutkan pilkada menghabiskan biaya mahal, tetapi tidak ditanya apakah akan pemilihan kepala daerah akan dikembalikan ke DPRD."

"Demikian pula soal hukuman mati bagi koruptor yang sempat disampaikan oleh tim sukses Prabowo-Hatta, padahal itu bisa menjadi perdebatan yang menunjukkan sikap para capres," jelas Asfar.

Diharapkan dalam sesi debat selanjutnya para capres bisa diarahkan memaparkan sikap terhadap suatu masalah sehingga bukan hanya sekedar menyampaikan gagasan.

Sebanyak lima debat akan digelar sebelum pemilihan presiden 9 Juli nanti.

Pemerintahan yang bersih

Prabowo Subianto

"Rekruitmen, saya sependapat dengan Pak Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Kita harus rekrut orang-orang terbaik dengan sistem yang terbuka, transparansi penggunaan teknologi informatika yang terbaru, saya sependapat e-government, sebanyak mungkin kita gunakan teknologi yang modern, kita dapat kurangi kebocoran-kebocoran itu."

Joko Widodo

"Pemerintahan yang bersih bisa dilakukan ada dua hal, pembangunan sistem, seperti apa? Telah kita lakukan dan buktikan jadi walikota dan gubernur, e-budgeting, e-procurement, purchasing, katalog, IMB online. Cara-cara seperti itu yang kita perlukan dan dinasionalkan. Pola rekrutmen yang benar dengan cara seleksi dan promosi terbuka."

Bhineka Tunggal Ika

Joko Widodo

"Keberagaman sudah final, kami tak ingin mengungkit itu lagi, yang paling penting adalah dilaksanakan."

Prabowo Subianto
"Kalau kita bicara, itu sebenarnya piranti hukum yang ada di negara kita sudah cukup, UUD 1945 sudah jelas apalagi dalam versi yang asli."

Hasil Debat Capres Cawapres Senin 9 Juni 2014

Hasil Kesimpulan Debat Capres Cawapres Senin 9 Juni 2014

Pasangan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla, seusai mengikuti debat Capres dan Cawapres pertama di Balai Sarbini Jakarta, Senin (9/6/2014). Debat kali ini merupakan debat tahap pertama yang menghadirkan pasangan capres dan cawapres dari lima kali debat yang dijadwalkan dengan tema yang Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih, dan Kepastian Hukum.

Debat capres 2014, Senin (9/6/2014) malam telah berakhir. Pengamat komunikasi politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto memberikan penilaian yang berbeda terhadap hasil jawaban kedua pasangan capres-cawapres pada debat perdana dengan tema Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih dan Kepastian Hukum.

Dia menilai jawaban-jawaban yang disampaikan oleh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terkesan normatif, sedangkan jawaban yang disampaikan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai lebih solutif.

“Saya melihat Jokowi-JK lebih bisa memberikan jalan keliar terhadap persoalan-persoalan yang berkaitan dengan tema debat, sedangkan Prabowo-Hatta lebih terkesan normatif karena seringkali menjawab dengan retorika,” kata Heri kepada JIBI/Bisnis di Jakarta, Senin (9/6).

Selain itu, pasangan Jokowi-JK dinilai sedikit lebih unggul dari Prabowo-Hatta, karena mereka seringkali menggunakan kata-kata yang mudah dipahami publik secara umunm, sedangkan Prabowo-Hatta seringkali menggunakan kata-kata yang hanya dapat dipahami oleh kalangan tertentu saja.

Kekuatan Seimbang

Meskipun demikian, Heri menilai keduanya memiliki kekuatan yang cukup seimbang dalam perdebatan pertama ini. Dari tiga aspek yang dibahas dalam perdebatan ini kedua pasangan telah memberikan jawaban yang cukup seimbang.

Dari aspek demokrasi, keduanya mengemukakan gagasan dan program yang hampir sama.

“Tidak ada perbedaan yang signifikan dari jawaban keduanya soal demokrasi,” ujarnya.

Selanjutnya, dari aspek kepastian hukum, keduanya juga dinilai seimbang. Pasalnya, kedua pasangan sama-sama menyatakan komitmennya untuk memperkuat institusi hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Polri.

Adapun, mengenai aspek pemerintahan yang bersih, gagasan Jokowi-Jk dinilai lebih unggul dibandingkan gagasan yang dikemukakan Prabowo-Hatta.

“Soal kebijakan publik, Jokowi-JK lebih aplikatif dan terukur, karena keduanya sudah punya pengalaman di pemerintahan, sedangkan pasanga Prabowo-Hatta kurang memberikan jawaban secara kongkrit,”jelasnya.

Menanggapi soliditas masing-masing pasangan. Dia menilai kedua pasangan juga mendapat nilai yang seimbang. Pada segmen 1,2 dan 3 pasangan Prabowo-Hatta dinilai lebih solid dibandingkan dengan pasangan Jokowi-JK.

“Meskipun dia [Jokowi) sudah tampil matang, tetapi dia masih terlihat kaku, terlihat di awal-awal segmen, JK lebih banyak mendominasi jawaban-jawaban yang diajukan, JK bisa mengurangi kekurangan Jokowi di awal segmen,”ucapnya.

Meskipun demikian, di segmen terakhir yaitu 4,5, dan 6 Jokowi-JK terlihat lebih solid, sebab Jokowi mulai bisa mengambil alih dan menguasai forum.”

Hasil Debat Capres Pengaruhi Kelas Menengah Atas

Hasil Debat Capres Pengaruhi Kelas Menengah Atas

Bingung dengan kesimpulan debat antar calon capres dan cawapres tadi malam, ini hasil lengkap Debat Capres Cawapres yang mempengaruhi kelas menengah atas.
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, mengatakan hasil debat calon presiden dan wakil presiden akan mempengaruhi preferensi pemilih, khususnya kalangan menengah-atas. Alasannya, masyarakat kelas menengah-atas lebih berminat terhadap isu publik dan sering mengakses media yang menyiarkan debat.

"Kalau kalangan menengah ke bawah biasanya lebih suka menonton hiburan," ujar Qodari saat dihubungi, Senin, 9 Juni 2014. Apalagi, katanya, kalangan menengah-bawah sulit mencerna isu publik yang sering menggunakan istilah-istilah yang sulit dipahami.

Qodari menuturkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla terpaut sedikit. Dia mengatakan setiap kegiatan yang melibatkan kedua pasangan bisa mengubah atau bahkan membalikkan suara. Karena itu, Qodari menyarankan kedua pasangan tersebut memoles penampilan dan retorika serta memperbaiki data dan isi debat.

Dalam soal penampilan dan retorika, Qodari memprediksi Prabowo lebih unggul dibanding Jokowi. Sedangkan dalam perkara isi debat, Jokowi lebih diuntungkan karena debat bertemakan soal pemerintahan. "Jokowi cukup menyampaikan apa saja yang pernah dilakukan oleh dia," ujar Qodari. Jokowi lebih menguasai masalah pemerintahan dibanding Prabowo yang tak punya pengalaman di bidang tersebut.

Ihwal calon wakil presiden Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla, Qodari memprediksi mereka fasih membicarakan bidang ekonomi. Namun dalam soal gaya dan retorika, Kalla lebih spontan, sementara Hatta cenderung normatif.

Komisi Pemilihan Umum akan menyelenggarakan debat antarpasangan capres dan cawapres lima kali. Debat yang pertama akan dilaksanakan di Balai Sarbini hari ini pada pukul 20.00 WIB. Debat ini bertemakan "pembangunan demokrasi, pemerintahan yang bersih, dan kepastian hukum".

Biografi - Rowan Atkinson (Mr. Bean)

Biografi - Rowan Atkinson (Mr. Bean) - Rowan Atkinson (Mr. Bean) Dikabarkan Masuk Islam ~ Siapa yang tidak kenal Mr. Bean, sang pelawak fenomenal dengan ciri khas lawak dengan ekspresi wajah ini sering membuat orang tertawa terbahak-bahak karena aksi tingkah kocaknya dan kekonyolannya. Nah, kabar terbaru yang sedang beredar di media barat adalah bahwa sang komedian Rowan Atkinson telah masuk Islam.

Biografi - Rowan Atkinson (Mr. Bean)



Foto Rowan Atkinson "Mr. Bean"

Biografi - Rowan Atkinson (Mr. Bean)





Biografi - Rowan Atkinson (Mr. Bean)